Bangka Belitung, 17 Juli 2026. — Komitmen untuk memperkuat mutu pendidikan dan memperluas jejaring akademik terus dilakukan Fakultas Tarbiyah IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik (IAIN SAS) Bangka Belitung. Salah satu langkah strategis tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Fakultas Tarbiyah IAIN SAS Bangka Belitung dengan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Singaperbangsa Karawang (Unsika).
Kerja sama tersebut ditandatangani oleh Dr. Subri, M.Si., selaku Dekan Fakultas Tarbiyah IAIN SAS Bangka Belitung, dan Prof. Dr. Sutirna, M.Pd., selaku Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Singaperbangsa Karawang. Kerja sama ini menjadi bagian penting dalam upaya membangun kolaborasi antarlembaga pendidikan tinggi, khususnya dalam penguatan kapasitas akademik, pengembangan sumber daya manusia, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat.
Bagi Program Studi S1 Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam (BKPI) Fakultas Tarbiyah IAIN SAS Babel, kerja sama ini memiliki arti strategis. Kolaborasi dengan FKIP Unsika membuka ruang yang lebih luas bagi pengembangan akademik dan profesionalisme dosen maupun mahasiswa, khususnya dalam bidang bimbingan dan konseling, kependidikan, pengembangan kurikulum, serta inovasi layanan pendidikan.
Kerja sama tersebut diharapkan tidak berhenti pada penandatanganan dokumen MoU, tetapi dapat diterjemahkan ke dalam berbagai program nyata yang memberikan dampak langsung bagi sivitas akademika. Pengembangan kolaborasi penelitian dan publikasi ilmiah, pertukaran pengetahuan dan pengalaman akademik, seminar dan workshop bersama, pengembangan kompetensi dosen, serta kegiatan akademik mahasiswa menjadi sejumlah peluang yang dapat dikembangkan melalui kemitraan kedua institusi.
Bagi mahasiswa Program Studi BKPI, jejaring kerja sama ini juga dapat menjadi pintu masuk untuk memperoleh pengalaman akademik yang lebih luas. Kolaborasi antarkampus dapat dikembangkan melalui kegiatan pertukaran mahasiswa, pembelajaran kolaboratif, kegiatan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), seminar keilmuan, praktik lapangan, maupun berbagai kegiatan pengembangan kompetensi yang relevan dengan kebutuhan dunia pendidikan dan profesi bimbingan dan konseling.
Sementara bagi dosen, kerja sama ini menjadi peluang untuk memperkuat academic networking sekaligus meningkatkan produktivitas dalam bidang penelitian dan publikasi. Kolaborasi lintas perguruan tinggi memungkinkan dosen dari kedua institusi untuk saling bertukar gagasan, mengembangkan riset bersama, serta menghasilkan karya ilmiah yang memiliki kontribusi lebih luas terhadap perkembangan ilmu pendidikan dan bimbingan dan konseling.

Dekan Fakultas Tarbiyah IAIN SAS Bangka Belitung, Dr. Subri, M.Si., melalui kerja sama ini menunjukkan komitmen fakultas dalam membangun kemitraan dengan berbagai perguruan tinggi untuk memperkuat kualitas penyelenggaraan pendidikan. Sinergi tersebut menjadi penting dalam menghadapi tuntutan pendidikan tinggi yang semakin dinamis serta kebutuhan untuk menghasilkan lulusan yang kompeten, adaptif, dan memiliki daya saing.
Hal senada tercermin dari komitmen Prof. Dr. Sutirna, M.Pd., Dekan FKIP Universitas Singaperbangsa Karawang, dalam memperluas kolaborasi akademik dengan institusi pendidikan tinggi lainnya. Dengan pengalaman dan sumber daya akademik yang dimiliki kedua fakultas, kerja sama ini diharapkan dapat melahirkan berbagai bentuk kegiatan yang saling menguntungkan dan memberikan nilai tambah bagi pengembangan pendidikan.
Bagi Program Studi BKPI IAIN SAS Babel, MoU ini dapat menjadi energi baru dalam memperkuat posisi program studi di tengah perkembangan bidang bimbingan dan konseling serta pendidikan Islam. Kebutuhan terhadap tenaga profesional di bidang bimbingan dan konseling terus berkembang seiring dengan kompleksitas persoalan pendidikan, perkembangan teknologi, dan perubahan karakteristik peserta didik.
Karena itu, penguatan kerja sama dengan perguruan tinggi yang memiliki lingkungan akademik dan keilmuan kependidikan yang kuat menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem pembelajaran yang semakin berkualitas. Program Studi BKPI diharapkan mampu memanfaatkan jejaring tersebut untuk memperkaya pengalaman belajar mahasiswa sekaligus memperkuat kompetensi lulusan.
Kerja sama Fakultas Tarbiyah IAIN SAS Babel dengan FKIP Unsika juga menjadi langkah konkret dalam membangun budaya kolaborasi, bukan sekadar kompetisi, di antara perguruan tinggi. Melalui sinergi tersebut, berbagai potensi akademik yang dimiliki masing-masing institusi dapat dipertemukan untuk menghasilkan program-program inovatif yang bermanfaat bagi mahasiswa, dosen, lembaga, dan masyarakat.
Dengan ditandatanganinya MoU ini, Fakultas Tarbiyah IAIN SAS Babel menegaskan bahwa peningkatan mutu pendidikan tidak dapat dilakukan secara sendiri-sendiri. Kolaborasi, jejaring, dan kemitraan strategis menjadi kunci untuk menghadirkan pendidikan tinggi yang semakin relevan, unggul, dan berdaya saing.
Bagi Prodi BKPI, kerja sama ini diharapkan menjadi awal dari berbagai kolaborasi konkret yang mampu memperkuat kualitas pembelajaran, meningkatkan kompetensi dosen dan mahasiswa, memperluas peluang penelitian dan publikasi, serta memperkokoh kontribusi program studi dalam pengembangan layanan bimbingan dan konseling berbasis nilai-nilai Islam.
MoU hari ini bukan sekadar tanda tangan kerja sama, tetapi menjadi langkah bersama untuk membuka lebih banyak pintu kolaborasi dan menghadirkan masa depan akademik yang lebih kuat bagi Program Studi BKPI IAIN SAS Babel.