Mahasiswa BKPI IAIN SAS Bangka Belitung Wakili Kampus di Ajang Internasional Grafitaci UIN Raden Fatah Palembang

avatar Administrator
Administrator

95 x dilihat
Mahasiswa BKPI IAIN SAS Bangka Belitung Wakili Kampus di Ajang Internasional Grafitaci UIN Raden Fatah Palembang

Pada tanggal 9–11 September, Yuanda Safitri, mahasiswa Prodi Bimbingan Konseling Pendidikan Islam (BKPI) IAIN SAS Bangka Belitung, menjadi salah satu perwakilan kampus dalam kegiatan Grafitaci yang diselenggarakan oleh UIN Raden Fatah Palembang. Kegiatan ini diikuti mahasiswa internasional dari Malaysia, Sudan, dan Meksiko, serta didampingi oleh Nelly Sanawiyah, S.Sos., M.M. (Kasubag Akademik) dan Atik Rahmaniyar, M.Pd. (dosen mata kuliah Bahasa Indonesia).

 

Pada hari pertama, acara dibuka secara resmi dengan sambutan dari Ibu Susi Herti Afriani, Ph.D. selaku Kepala Kantor Urusan Internasional UIN Raden Fatah. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi sarana memperkenalkan bahasa dan budaya Indonesia ke kancah global. Setelah itu, para peserta mengikuti sesi materi dari tiga narasumber, termasuk Dr. Kasno Pamungkas, S.S., M.Hum. yang membawakan topik “International Office Overview and UNPAD Best Practice”. Berbagai poin penting dipaparkan, mulai dari panduan kerja sama internasional, peluang studi/magang di luar negeri, hingga sistem pendukung yang terukur. Hari pertama ditutup dengan penampilan tarian khas dari peserta setiap negara yang memeriahkan suasana.

 

Pada hari kedua, kegiatan berlangsung lebih interaktif dan penuh kebersamaan. Peserta mengikuti berbagai permainan, di antaranya sarung lempar balon serta mengumpulkan air dalam botol, yang dirancang untuk melatih kekompakan dan kerja sama tim. Selain itu, Yuanda juga berkesempatan berinteraksi langsung dengan mahasiswa asing, khususnya dari Malaysia, dengan saling berbagi cerita tentang budaya masing-masing. Di hari yang sama, seluruh peserta melakukan kunjungan ke museum untuk mengenal lebih dekat sejarah serta kebudayaan lokal Palembang.

Selanjutnya, pada hari ketiga, acara penutupan digelar dengan meriah melalui pertunjukan tarian tradisional Palembang. Peserta juga kembali mendengarkan materi penguatan sebelum sesi akhir. Pada momen ini, IAIN SAS Bangka Belitung berhasil masuk nominasi Pendatang Baru Terbaik, sebuah penghargaan yang menjadi kebanggaan tersendiri bagi kampus.

 

Bagi Yuanda Safitri, keterlibatannya dalam ajang internasional ini menjadi pengalaman yang sangat berharga. Sebagai mahasiswa BKPI, ia merasakan pentingnya membangun komunikasi lintas budaya, memperluas wawasan, serta meningkatkan keterampilan bahasa. Yuanda berharap pengalaman ini dapat memotivasi mahasiswa lain, khususnya dari Prodi BKPI, untuk berani mengambil peluang di tingkat internasional agar semakin banyak yang mampu membawa nama baik prodi dan kampus di kancah global. (RR)