Penguatan Kompetensi Mahasiswa: Prodi BKPI Adakan Pelatihan Konseling Berbasis Krisis dan Bencana

avatar Administrator
Administrator

15 x dilihat
Penguatan Kompetensi Mahasiswa: Prodi BKPI Adakan Pelatihan Konseling Berbasis Krisis dan Bencana

Bangka, 30/03-2025, Mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam (BKPI) IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung melaksanakan kegiatan Pelatihan Konseling Berbasis Krisis dan Bencana yang berlangsung selama dua hari pada tanggal 29 dan 30 Maret 2025 di kawasan Pantai Pukan, Bangka Belitung. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk implementasi pembelajaran lapangan yang bertujuan memperkuat kompetensi mahasiswa dalam memberikan layanan konseling saat terjadi situasi krisis maupun bencana.

Dalam pelatihan ini, mahasiswa tidak hanya mendapatkan materi teoretis tentang penanganan trauma, mitigasi bencana, dan konseling darurat, tetapi juga mengikuti berbagai simulasi lapangan yang dirancang untuk melatih kesiapsiagaan, empati profesional, serta kemampuan memberikan pertolongan psikologis awal (Psychological First Aid).

Suasana pelatihan semakin bermakna dengan latar alam Pantai Hutan yang tenang, menciptakan lingkungan kondusif bagi mahasiswa untuk belajar, berdiskusi, serta memperkuat kerja sama tim. Kegiatan ini juga menjadi wadah untuk menumbuhkan kepedulian sosial serta membangun karakter konselor yang tangguh dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Melalui pelatihan ini, mahasiswa BKPI diharapkan mampu menjadi generasi konselor yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga sigap, terampil, dan berjiwa kemanusiaan dalam menghadapi berbagai situasi bencana yang dapat terjadi kapan saja.

Sebagaimana Ketua Program Studi BKPI IAIN SAS Babel Dr. Nikmarijal M.Pd. menyampaikan bahwa "kegiatan ini merupakan bentuk komitmen prodi dalam menyiapkan mahasiswa yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga tangguh dan sigap dalam menghadapi realitas sosial di lapangan, Konselor sejati bukan hanya hadir di ruang konseling, tapi juga di tengah masyarakat yang sedang berduka dan membutuhkan dukungan. Melalui pelatihan ini, kami ingin mahasiswa memiliki kepekaan sosial yang tinggi”.

Penyampaian Materi dari Pihak BASARNAS Bangka Belitung

Peserta mendapatkan materi dari narasumber profesional BASARNAS Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, yang menjelaskan pentingnya kesiapsiagaan mental dan keterampilan konseling saat menghadapi bencana. Materi dikemas interaktif dengan contoh nyata di lapangan serta strategi komunikasi efektif dalam menangani korban terdampak.

Kegiatan Malam Hari

Menjelang malam, suasana menjadi hening dan reflektif dalam kegiatan renungan malam, di bawah cahaya api unggun, peserta diajak merenungi nilai kemanusiaan, kepedulian, dan panggilan jiwa seorang konselor. Banyak yang terharu dan merasa semakin yakin bahwa profesi konselor bukan hanya tentang teori, tetapi juga tentang hati dan pengabdian.

Hari kedua, kegiatan berlanjut dengan praktik lapangan yang dipandu langsung oleh fasilitator ahli dari BASARNAS Bangka Belitung. Dalam simulasi ini, peserta dilatih menghadapi situasi darurat, mengevakuasi korban, serta memberikan dukungan emosional di tengah tekanan. Semua peserta terlihat antusias dan bersemangat mempraktikkan ilmu yang telah dipelajari.

Praktik Memberikan Pertolongan Pada Korban Bencana

Setelah sesi praktik, dilanjutkan dengan kegiatan outbound yang menumbuhkan solidaritas, kepemimpinan, dan kekompakan antar peserta. Tawa, semangat, dan kerja sama mewarnai seluruh rangkaian kegiatan hingga penutupan.

Kegiatan Outbound